Anak adalah korban perceraian yang paling menderita. Namun, orangtua seringkali menganggap enteng perasaan mereka, terutama bila si kecil masih batita. Perlukah menjelaskan situasi yang sebenarnya pada batita? Perceraian memang keputusan berat yang dilakukan setiap pasangan suami istri. Namun, dampaknyajustru lebih dirasakan anak. Sayang, anak kerap tak dilibatkan dalam proses perceraian. Padahal menurut psikolog perkembangan anak Dra. Ratna Rustami M.Psi, semuda apapun usia anak, orang tua perlu menjelaskan pada anak-anak mereka perihal penceraian yang akan terjadi. Keluarga bukan hanya milik suami dan istri. Anak merupakan anggota keluarga yang juga memiliki hak untuk mengetahui kondisi keluarganya. "Infomasi ini penting diketahui agar mereka tidak memiliki harapan yang tidak realistis tentang sebuah hubungan perkawinan. Dalam hal ini hubungan perkawinan kedua orangtuanya," papar Rustami.
Download