• Bangga, kan, kalu si kecil bisa menjelaskan identitas dirinya? Dari namanya sampai di mana rumahnya. Bagi si kecil sendiri, rasa percaya dirinya bakal bertambah saat ia mampu menjelaskan identitasnya. Kelak, ia pun akan lebih mudah bersosialisasi.Disamping itu, dengan mengetahui identitasnya, ia pun akan merasa bangga bahwa dirinya sama dengan teman-teman yang lain. Sama-sama memiliki ayah, ibu, kakak atau adik, sekaligus juga menimbulkan rasa aman dalam dirinya, karena...

    Download
  • Jaga imej alias jaim sungguh menggelitik. Yang menarik dipertanyakan, apakah benar batita sudah bisa pilih-pilih situasi? Karena selain kasus mentil tadi masih ada kasus "jaim" lain. Contohnya, gengsi mengisap jari di depan orang lain atau mau tidur dengan saudara-saudaranya kala menginap di rumah kerabat..

    Download
  • Keberadaan anak di tengah-tengah keluarga haruslah dipandang sebagai pusaka dari Tuhan. Mazmur 127:3 (KJV), Sesungguhnya, anak-anak adalah ‘heritage’ (=sesuatu yang sangat berharga dan harus dipertahankan kualitasnya…. Terjemahan Indonesia=”pusaka”) dari pada TUHAN, dan anak adalah sebuah hadiah. Bertolak dari kebenaran ini, maka setiap orang tua haruslah menyadari bahwa anak itu sesuatu yang amat berharga dan merupakan hadiah dari Tuhan. Setiap orang tua memiliki tanggungjawab untuk melestarikan ‘heritage’ yang Tuhan berikan.

    Download
  • Memahami anak merupakan tantangan bagi orang tua. Pada awalnya orang tua dan anak tidak saling mengenal satu sama lain, tapi mempunyai ikatan biologis dan ikatan cinta. Bagaimana kita dapat mempelajari anak? Pahamilah bagaimana anak-anak berpikir, berkembang dan memperoleh pengalaman dari dunia di sekitarnya. Ini akan membuat anda dapat melihat segala permasalahan anak dari sudut pandangnya (bukan dari sudut pandang anda). Apa itu psikologi perkembangan anak? Adalah ilmu yang mempelajari tentang masa kanak-kanak. Ilmu ini akan mengajarkan kita bahwa :

    Download
  • Hidup terdiri atas rangkaian pilihan. Tak heran jika seseorang yang trampil membuat pilihan, cenderung “selamat” menjalani kehidupannya. Memilih adalah ketrampilan yang dapat diajarkan pada anak sejak dini. Ketrampilan ini berhubungan dengan perkembangan kognitif anak yang diasah melalui pengalaman. Sebagai orang tua, kita wajib membimbing mereka untuk mahir menentukan pilihan. Apakah yang dapat dilakukan untuk membantu si kecil?

    Download
  • Sejak kecil, anak disuguhi aneka zat warna sintetik. Padahal efeknya nggak bagus lho, buat kesehatan. Umumnya, kita jarang sekali memperhatikan. Namun sebenarnya zat warna makanan itu kita jumpai setiap hari. Entah di permen, softdrink, biskuit, fasfood, hingga makanan kaleng. Makan pagi kita pun disuguhi bermacam warna. Ada warna kuning di jus jeruk, putih di krim kopi, coklat di kue pastri, serta kuning lagi di suplemen vitamin. Umumnya yang digunakan adalah zat warna sintetik (buatan).

    Download
  • Orang yang menguasai lebih dari satu bahasa memiliki lebih banyak sel-sel kelabu di daerah-daerah yang penting di otak. Dalam suatu seminar para pakar neurosains yang diadakan di London pada tanggal 13 Oktober 2004 lalu, sebuah tim penelitian dari University College London mengumumkan hasil penelitian tentang efek bilingualisme terhadap perkembangan otak...

    Download
  • Meski masih perlu guna mendukung pertumbuhan fisiknya, porsi kebutuhan dan pola tidurnya bersifat individual. Kebutuhan tidur anak batita dalam sehari umumnya berkisar 10-11 jam. Namun angka ini bukan patokan mati karena porsi kebutuhan tidur setiap anak tak sama. Jika ia terbiasa cuma tidur 8 jam, oke-oke saja, kok. Jumlah kebutuhan tidur ini pun masih dibagi menjadi tidur siang dan tidur malam. Tidur siang relatif singkat, cukup 1-2 jam. "Kalau terlalu lama tidur siang, besar kemungkinan malam harinya malah enggak bisa tidur dan jadi masalah buat si anak maupun orang tuanya," ujar dr. Tjhin Wiguna, SpKJ.

    Download
  • Jika sudah tak wajar, kebiasaan berteriak harus dihentikan dan diluruskan. Nah, bagaimana cara membedakan teriakan yang wajar dan tidak?Anda mungkin pernah mengalaminya: si kecil yang berusia batita selalu berteriak-teriak kala menginginkan sesuatu. Entah itu minta ditemani bermain, dibuatkan susu, dan lainnya. Atau malah si kecil hanya berteriak tanpa jelas apa makna ucapannya. Orang tua pun tak sabar dibuatnya, sehingga dihardiklah si buah hati, "Sssh, berisik, ah!" Ternyata, perilaku si batita yang demikian sangat terkait dengan perkembangan bahasanya. Maklum, kematangan bicara batita umumnya belum sempurna. Dengan demikian mereka akan mengalami kesulitan

    Download
  • Penggunaan alat bantu seperti kakulator sampai sekarang masih jadi bahan pertentangan. Banyak orangtua serta sekolah yang melarang muridnya membawa alat itu ke dalam kelas. Tapi ada juga yang mengizinkan. Menurut pihak yang tidak mengizinkan, mereka mengatakan kalkulator bisa berdampak negatif, misalnya anak jadi malas, dan bikin otak jadi tumpul. Anak jadi tidak berlatih berpikir dengan otaknya. Apa-apa tinggal pencet tombol kalkulator. Perhitungan penjumlahan, perkalian, pembagian, akar, pecahan, persentasi, langsung tampak di layar tanpa harus memutar otak lebih keras...

    Download
  • Sentuhan sungguh ajaib. Bukan hanya bagi dua insan dewasa lain jenis, bagi bayi pun sangat bermakna. Sentuhan Anda ekspresi kasih sayang dan cinta. Lebih dari itu menjadi stimulus bagi perkembangan syaraf-syarafnya. Apa yang Anda lakukan bila buah hati Anda tiba-tiba menangis keras. Sudah pasti Anda segera mengangkatnya, memeluknya, lalu mendekatkan ke payudara Anda atau botol susunya. Tangisnya memang berhenti. Tapi, jangan heran bila sejurus kemudian ia bisa menangis lagi. Bayi kecil Anda memang tak hanya membutuhkan makanan atau minuman saja, lebih dari itu ia membutuhkan sentuhan Anda...

    Download
  • Memberi makan pada anak, khususnya bayi dan balita, idaklah mudah. Perilaku makan pada balita sering menjadi penyulit pelaksanaan pemberian makan, seperti meriolak makan, melepeh, memuntahkan makanan, "ngemut" atau hanya suka satu atau beberapa jenis makanan tertentu. Kesempatan seorang ibu untuk merancang pola makan anak ada pada saat anak berusia di bawah 1 tahun. Pada usia itu, anak menjadi konsumen pasif. Kemampuan mengonsumsi, memilih dan takaran makanannya sangat bergantung pada. ibu dan pengasuhnya...

    Download
  • Di usia batita, anak sudah bisa dilatih memahami rasa takut, sedih, marah, cemburu, iri, gembira, dan sayang.Di usia batita, umumnya emosi anak menjadi sangat kuat. Biasanya ditandai dengan amarah yang kuat, ketakutan yang hebat atau iri hati yang tidak masuk di akal. Namun kondisi ini pada setiap anak tidaklah persis sama.

    Download
  • Merecoki kakak adalah salah satu cara belajarnya. "Bunda, tolong ya adik dijaga. Dia selalu mau ikut main padahal belum bisa. Mainannya malah diberantakin. Tolong ya Bunda biar adik tidak tidak merecoki aku," pinta Adi kepada ibunya sebelum bermain dengan temannya. Adi yang berusia 6 tahun merasa terganggu dengan ulah adiknya yang masih batita. Pasalnya, si adik selalu ingin mencoba atau ikut melakukan segala hal yang dikerjakan kakaknya. Akibatnya, si kakak merasa adiknya hanya merecoki melulu. Sebenarnya, kata Dini Santiko Budi-Kurniawan, Psi., si batita tak berniat "mengganggu" kakaknya. "Itu adalah salah satu cara si batita belajar dari lingkungannya...

    Download
  • "Ayo belajar! Jangan main melulu. Apa kamu mau jadi orang bodoh nanti? Cepat kerjakan tugas menulis ini!" Ujar seorang Ibu yang memarahi putranya yang masih berusia empat tahun. Sebagian orangtua berpendapat, bermain dengan teman hanya membuang waktu. Menurut mereka, lebih baik waktu yang berharga itu dipergunakan untuk belajar. Betulkah demikian? Apakah bermain bagi anak memang membuang waktu belaka? Ada tiga kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar anak mengalami proses tumbuh kembang optimal , yaitu kebutuhan fisik atau biomedis, kebutuhan emosi atau kasih sayang dan kebutuhan stimulasi atau pendidikan...

    Download
  • Tak sedikit manfaat yang bisa dipetik dari bermain soliter. Namun demikian, si batita tetap perlu didorong untuk bermain bersama sebayanya.Bermain adalah dunia anak, kita semua tahu itu.Namun, pernahkah memperhatikan, di usia batita anak-anak sudah memiliki pola bermain yang berbedabeda. Tak jarang, mereka tampak asyik bermain sendirian atau soliter karena pola bermain ini memang masih mendominasi masa usia tersebut. Hanya saja, tak sedikit para orang tua yang merasa khawatir melihat batitanya lebih suka bermain sendiri daripada bersama teman sebaya, walau tak sedikit pula yang malah merasa tenang bila anaknya bermain sendiri. Daripada sampai bertengkar karena berebut mainan dengan teman sebaya, lebih baik main sendiri, begitu pikir mereka...

    Download
  • Persaingan kakak adik biasa. Apalagi, jika usia mereka tak berbeda jauh. Meski lebih muda, adik bisa lebih "galak" berkompetisi, lho. Di mana ada Rayhan (3 tahun), di situ Annisa (2 tahun). Adik kakak yang sering dikira kembar ini memang kompak. "Mereka memang dekat," ujar Niniek, sang ibunda. "Tetapi karena dekatnya, kerjanya bersaing terus." Selama ini, menurut Niniek, sang adiklah yang lebih sering mengibarkan bendera persaingan. Sedang kakak, sebenarnya lebih banyak mengalah. Misal, kalau kakak menyanyi, adik pasti mau ikut berdendang juga. Kalau kakak menggambar, adik ingin ikut corat-coret juga. Kalau kakak sedang bermanja-manja dengan ayah, adik menyerobot. "Yang membuat kami kuatir adalah Annisa sering agresif menyaingi kakaknya. Dia bahkan tidak segan-segan menggunakan kekerasan untuk mengalahkan kakak. Saya kuatir lama-lama kakaknya tertekan batin."

    Download
  • Begitu waktu tidur tiba, si balita tiba-tiba sudah 'ngendon' di tempat tidur kita. Padahal, kita sudah mengajarinya tidur di kamarnya sendiri. Bagaimana supaya ia tidak menyelinap lagi? Waktu tidur di malam hari mungkin menjadi saat yang paling tepat untuk menghabiskan waktu dengan pasangan. Tapi baru 10 menit berbaring, eeh... tiba-tiba terdengar ketukan di pintu kamar. Begitu dibuka, si kecil berdiri di depan pintu sambil membawa guling kecil dan boneka Winnie the Pooh-nya. "Aku tidur sama Mama aja, ya?" Lalu tanpa ba-bi-bu, ia langsung meloncat ke tempat tidur kita, dan tak lama kemudian tertidur dengan tenang. Tinggal kita dan suami terpaksa menahan rasa kesal bercampur kasihan. Sampai berapa malam lagi si kecil akan terus mengganggu?

    Download
  • Buta warna identik dengan penyakit orang dewasa. Padahal kelainan ini sudah dapat dideteksi sejak dini. Apabila salah satu orangtua mengalaminya segera kenali tandatanda pada si kecil sedini mungkin. Dunia kita penuh dengan aneka warna, merah, kuning, hijau, biru dan lainnya. Namun pada sebagian anak balita, masih banyak yang masih belum bisa membedakan warna. Meski pengenalan warna sangat dipengaruhi oleh proses pengenalan dari orangtua, namun ada juga balita yang memang mengalami kesulitan dalam membedakan warna, yang disebut dengan buta warna atau color blindness.

    Download
  • Rasa ego yang tinggi membuat si batita kerap merebut sesuatu milik orang lain. Pengawasan dan pengarahan orang tua sangat diperlukan untuk mengatasinya. Sering melihat, kan, si kecil tiba-tiba merebut makanan atau mainan yang sedang dipegang temannya. Tidak hanya itu, ia juga mengakui semua mainan atau benda milik temannya sebagai miliknya. Merepotkan memang. Sebenarnya, perilaku merebut dilandasi rasa ego yang pada batita sedang tinggi-tingginya. "Anak tengah merasa segala sesuatu diciptakan untuknya," komentar Sri Razwanti Suciyati, Psi , dari Essa Consulting. "Dengan kata lain, di usia batita rasa memiliki anak sangatlah tinggi. Semua barang yang ada menjadi miliknya, bahkan kalau perlu barang milik orang lain pun diakui sebagai kepunyaannya."...

    Download