• Judul : Inherintace "Book 4 in The Inheritance Cycle"
    Penulis : Christopher Paolini
    Bahasa : English
    Type File : PDF

    Sinopsis :


    Semua berawal dengan Eragon...
    Dan berakhir dengan Warisan.


    Beberapa waktu lalu, Eragon––Shadeslayer, Penunggang Naga––bukanlah siapa-siapa, hanya bocah petani miskin. Naganya, Saphira, cuma batu biru di hutan. Sekarang, nasib seluruh umat manusia berada di tangan mereka.

    Latihan dan pertempuran selama berbulan-bulan yang panjang membawa kemenangan dan harapan, tapi juga duka mencekam. Namun, pertempuran yang sesungguhnya belumlah terjadi: mereka harus berhadapan dengan Galbatorix. Mereka mesti cukup kuat untuk mengalahkannya. Dan kalau mereka tidak mampu, berarti yang lain tidak punya peluang.

    Tidak ada yang menyangka sang Penunggang dan naganya akan mampu sampai sejauh ini. Tetapi, sanggupkah mereka menggulingkan si raja jahat dan mengembalikan keadilan ke Alagaƫsia? Dan kalaupun sanggup, seberapa besarkah pengorbanan yang harus dilakukan?


    Download Via Box :

    http://adf.ly/1SSigo

    Sumber :
    Gambar : https://www.google.co.id/
    Sinopsis : http://www.bukabuku.com/

  • Judul : Brisingr "Book 3 In The Inheritance Cycle"
    Penulis : Christopher Paolini
    Bahasa : Indonesia & English
    Type File : PDF

    Sinopsis :


    Begitu banyak janji, kesetiaan diuji, dan sekaranglah waktu untuk menepatinya.

    Saat pertemuan dengan sepupunya, Eragon telah berjanji untuk menemukan Katrina, tunangan sepupunya, di menara hitam Helgrind tempat Ra’zac. Namun, ternyata tidak semudah dugaanya. Dengan Ra’zac sebagai musuh alami rasnya dan keseluruhan Helgrind adalah ilusi dari Galbatorix. Bisakah sepupunya bertahan? Disini ia belajar, betapa menakutkannya mengetahui nama sejati seseorang, seakan memegang seluruh masa depan, harapan, dan impian orang itu. Tanggung jawab yang ragu untuk disandangnya.

    Eragon masih belum melupakan kematian Hrothgar, apalagi dengan kehadirannya sebagai Durgrimst Ingeitum. Orik meminta dukungannya, tapi Nasuada memohon padanya agar memilih Grimstborith dengan kemungkinan paling besar untuk menang, dan menyampaikan permohonan bantuan untuk Varden. Dua janji lagi, di saat yang bersamaan. Bisakah Eragon memilih pilihan yang memuaskan semua pihak?

    Ellesmera masih membutuhkan dirinya, janji dengan Oromis mewajibkannya untuk kembali, Eragon pun masih perlu melanjutkan latihannya. Dari saudara seibunya, ia menanyakan tentang kebenaran ayahnya. Baik Oromis dan Saphira menunjukkan kebenaran, jawaban untuk hatinya. Eragon merasa senang karenanya, terlebih karena itulah kebenarannya. Oromis memberitahukan rahasia naga dan misteri dari kekuatan Galbatorix, mengapa ia tidak mau meninggalkan Uru Baen atau tidak bisa untuk meninggalkan Uru Baen. Setelah mendengarnya, Eragon mengerti arti pikiran-pikiran yang minta dilepaskan dari benak Murtagh. Bagaimanapun, ia tidak tega bahkan berpikir untuk melakukannya pada Saphira. Oromis dan Glaedr percaya padanya, dan menyerahkan kekuatan mereka, lalu menuju medan perang.

    Christopher Paolini akhirnya berhasil menyelesaikan buku ketiganya September lalu. Novel ini masih menyajikan tampilan yang deskriptif, penuh intrik dan penjelasan yang menarik dalam setiap chapternya. Brisingr adalah nama api dalam bahasa kuno, juga nama sejati dari pedang Eragon. Sebenarnya, seri ini dimaksudkan untuk menjadi trilogi inheritence. Karena jumlah halamannya yang banyak, terpaksa dipecah menjadi dua seri. Eragon dihadapkan pada banyak pilihan, dan hanya satu yang membawa kebahagiaan baginya, seperti ramalan Angela. Yang menarik adalah bagaimana keberadaan dewa-dewa kurcaci, seperti saat-saat pentahtahan raja kurcaci. Eragon merasakan benak yang luas dan luar biasa hebat saat upacara. Sebagai anggota Durgrtimst Ingeitum, ia toh harus belajar iman masyarakat dimana dia menjadi bagiannya.

    Setelah Oromis memasuki kehampaan, Glaedr merasa sendirian, seperti Eragon dan Saphira. Pada akhirnya mereka harus menuntaskan kesendirian mereka dan maju mengakhiri perang sesuai dengan keyakinan mereka masing-masing. Masih ada satu telur naga yang belum menetas. Eragon Shadeslayer dan Arya Shadeslayer bersiap-siap untuk melancarkan serangan mereka ke Ilirea, Uru Baen.


    Download Via Box

    Indonesian Version :

    Part 1

    http://adf.ly/1SSddW 

    Part 2 

    http://adf.ly/1SSdj7


    English Version :

    http://adf.ly/1SSdsk
    Sumber :
    Gambar : https://www.google.co.id/
    Sinopsis : http://www.bukukita.com


  • Judul : Eldest "Book 2 In The Inheritance Cycle"
    Penulis : Christopher Paolini
    Bahasa : Indonesia & English
    Type File : PDF

    Sinopsis :

    Dalam peperangan di Farthen Dur, Ajihad, pemimpin Varden terbunuh dalam penyerangan mendadak yang dilakukan oleh Urgal. Murtagh dan si Kembar (kepala sihir Varden) dianggap hilang dalam penyerangan tersebut, tetapi kemudian, Eragon akhirnya mengetahui bahwa si Kembar telah berkhianat dengan merencanakan penyerangan untuk menculik Murtagh dan membunuh Ajihad. Setelah melakukan sumpah setia pada Nasuada, anak perempuan Ajihad yang menggantikan ayahnya menjadi pemimpin Varden, Eragon berkelana ke Ellesmera, ditemani oleh dwarf bernama Orik, keponakan sekaligus ahli waris raja dwarf, Hrothgar. Sebelum pergi, Hrothgar mengajak Eragon ke tempat klannya berada, Durmgrist Ingietum, memberinya hak penuh sebagai warga dalam komunitas dwarf. Sebagian besar dari buku ini menceritakan tentang pelatihan yang dijalani Eragon dengan Ksatria Naga Oromis, yang dikenal dengan Togira Ikanoka (The Cripple who is Whole), dan usahanya yang tidak berhasil untuk membujuk Arya, yang telah menjadi pemimpin elf yang baru. Jiwa naga menyembuhkan bekas luka Eragon dalam upacara yang disebut Agaeti Blodhren. Eragon bangun keesokan harinya dengan kemampuan elf yang membuatnya jauh lebih kuat dan lebih cerdas. Setelah transformasi itu Eragon mengejar Arya sekali lagi, tetapi kembali ditolak, dan Arya kembali ke Surda keesokan harinya. Sementara itu, Roran (sepupu Eragon dan anak dari Garrow) kembali ke Carvahall setelah mengetahui kematian ayahnya, dan menyadari bahwa dia dicari oleh Galbatorix. Kehadirannya bahkan membuat seisi kota berada dalam bahaya, akibat serangan yang dilakukan oleh Ra’zac sehingga banyak penduduk tewas. Sloan (ayah Katrina, tunangan Roran) kemudian berkhianat dan menjadi anak buah Ra’zac, mengakibatkan penculikan Katrina dan Roran hampir terbunuh. Hari berikutnya, Roran meyakinkan penduduk yang tersisa untuk mengikuti dia untuk mencari perlindungan di Surda. Roran dan pengikutnya harus melintasi pegunungan Spine yang berbahaya, menyusuri pesisir barat Alagaesia, dan bergabung dengan Jeod (teman lama Brom) di kota Teirm. Mereka kemudian berlayar dengan kapal bajak ke pesisir Selatan untuk menghindari pengejaran Ra’zac dan pasukan kerajaan. Eragon kembali ke Varden untuk membantu mereka ketika waktu peperangan dengan pasukan Galbatorix sudah dekat. Arya memaafkan Eragon, dan mereka kembali berteman. Tak lama setelah itu, perang Burning Plains dimulai. Di tengah-tengah peperangan, ksatria baru, yang kemudian diketahui adalah Murtagh, datang dengan mengendarai naga merah bernama Thorn. Setelah membunuh Hrothgar, dia menyadari bahwa dia sekarang menjadi budak Galbatorix dan bersumpah untuk menculik Eragon dan membawanya dan Saphira kembali ke Galbatorix. Dia akhirnya juga mengetahui bahwa Saphira adalah naga betina terakhir yang masih hidup, dan itulah yang menjelaskan Eragon dan Saphira tetap hidup. Murtagh dan Eragon mulai bertarung dan Eragon sangat terkejut dengan kekuatan yang dimiiki naga muda yang masih belum berpengalaman itu. Eragon kalah, tetapi dia meyakinkan Murtagh untuk menafsirkan kembali sumpahnya dan membebaskan mereka. Murtagh setuju, tapi kemudian mengungkap bahwa mereka sebenarnya bersaudara dan Eragon juga anak dari laki-laki paling jahat yang masih hidup, Morzan – hal yang sangat mengejutkan bagi Eragon dan membuatnya sakit hati. Pada peperangan itu juga, pengkhianatan si Kembar terungkap ketika mereka terlihat berada pada kubu kerajaan, dan membunuh banyak sahabat dan saudara mereka yang membela kubu Varden. Kedatangan Roran, Jeod dan para penduduk desa memberi kesempatan pada Roran untuk membunuh si Kembar, sehingga peperangan dimenangkan oleh Varden. Setelah melaporkan pada atasannya, Eragon menjelaskan kisah Saphira secara lengkap pada Roran, meminta maaf atas kematian ayah dan paman mereka. Cerita pada buku ini berakhir dengan janji Eragon untuk menemani Roran membebaskan Katrina.

    Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
    Dalam peperangan di Farthen Dur, Ajihad, pemimpin Varden terbunuh dalam penyerangan mendadak yang dilakukan oleh Urgal. Murtagh dan si Kembar (kepala sihir Varden) dianggap hilang dalam penyerangan tersebut, tetapi kemudian, Eragon akhirnya mengetahui bahwa si Kembar telah berkhianat dengan merencanakan penyerangan untuk menculik Murtagh dan membunuh Ajihad. Setelah melakukan sumpah setia pada Nasuada, anak perempuan Ajihad yang menggantikan ayahnya menjadi pemimpin Varden, Eragon berkelana ke Ellesmera, ditemani oleh dwarf bernama Orik, keponakan sekaligus ahli waris raja dwarf, Hrothgar. Sebelum pergi, Hrothgar mengajak Eragon ke tempat klannya berada, Durmgrist Ingietum, memberinya hak penuh sebagai warga dalam komunitas dwarf. Sebagian besar dari buku ini menceritakan tentang pelatihan yang dijalani Eragon dengan Ksatria Naga Oromis, yang dikenal dengan Togira Ikanoka (The Cripple who is Whole), dan usahanya yang tidak berhasil untuk membujuk Arya, yang telah menjadi pemimpin elf yang baru. Jiwa naga menyembuhkan bekas luka Eragon dalam upacara yang disebut Agaeti Blodhren. Eragon bangun keesokan harinya dengan kemampuan elf yang membuatnya jauh lebih kuat dan lebih cerdas. Setelah transformasi itu Eragon mengejar Arya sekali lagi, tetapi kembali ditolak, dan Arya kembali ke Surda keesokan harinya. Sementara itu, Roran (sepupu Eragon dan anak dari Garrow) kembali ke Carvahall setelah mengetahui kematian ayahnya, dan menyadari bahwa dia dicari oleh Galbatorix. Kehadirannya bahkan membuat seisi kota berada dalam bahaya, akibat serangan yang dilakukan oleh Ra’zac sehingga banyak penduduk tewas. Sloan (ayah Katrina, tunangan Roran) kemudian berkhianat dan menjadi anak buah Ra’zac, mengakibatkan penculikan Katrina dan Roran hampir terbunuh. Hari berikutnya, Roran meyakinkan penduduk yang tersisa untuk mengikuti dia untuk mencari perlindungan di Surda. Roran dan pengikutnya harus melintasi pegunungan Spine yang berbahaya, menyusuri pesisir barat Alagaesia, dan bergabung dengan Jeod (teman lama Brom) di kota Teirm. Mereka kemudian berlayar dengan kapal bajak ke pesisir Selatan untuk menghindari pengejaran Ra’zac dan pasukan kerajaan. Eragon kembali ke Varden untuk membantu mereka ketika waktu peperangan dengan pasukan Galbatorix sudah dekat. Arya memaafkan Eragon, dan mereka kembali berteman. Tak lama setelah itu, perang Burning Plains dimulai. Di tengah-tengah peperangan, ksatria baru, yang kemudian diketahui adalah Murtagh, datang dengan mengendarai naga merah bernama Thorn. Setelah membunuh Hrothgar, dia menyadari bahwa dia sekarang menjadi budak Galbatorix dan bersumpah untuk menculik Eragon dan membawanya dan Saphira kembali ke Galbatorix. Dia akhirnya juga mengetahui bahwa Saphira adalah naga betina terakhir yang masih hidup, dan itulah yang menjelaskan Eragon dan Saphira tetap hidup. Murtagh dan Eragon mulai bertarung dan Eragon sangat terkejut dengan kekuatan yang dimiiki naga muda yang masih belum berpengalaman itu. Eragon kalah, tetapi dia meyakinkan Murtagh untuk menafsirkan kembali sumpahnya dan membebaskan mereka. Murtagh setuju, tapi kemudian mengungkap bahwa mereka sebenarnya bersaudara dan Eragon juga anak dari laki-laki paling jahat yang masih hidup, Morzan – hal yang sangat mengejutkan bagi Eragon dan membuatnya sakit hati. Pada peperangan itu juga, pengkhianatan si Kembar terungkap ketika mereka terlihat berada pada kubu kerajaan, dan membunuh banyak sahabat dan saudara mereka yang membela kubu Varden. Kedatangan Roran, Jeod dan para penduduk desa memberi kesempatan pada Roran untuk membunuh si Kembar, sehingga peperangan dimenangkan oleh Varden. Setelah melaporkan pada atasannya, Eragon menjelaskan kisah Saphira secara lengkap pada Roran, meminta maaf atas kematian ayah dan paman mereka. Cerita pada buku ini berakhir dengan janji Eragon untuk menemani Roran membebaskan Katrina.

    Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
    Dalam peperangan di Farthen Dur, Ajihad, pemimpin Varden terbunuh dalam penyerangan mendadak yang dilakukan oleh Urgal. Murtagh dan si Kembar (kepala sihir Varden) dianggap hilang dalam penyerangan tersebut, tetapi kemudian, Eragon akhirnya mengetahui bahwa si Kembar telah berkhianat dengan merencanakan penyerangan untuk menculik Murtagh dan membunuh Ajihad. Setelah melakukan sumpah setia pada Nasuada, anak perempuan Ajihad yang menggantikan ayahnya menjadi pemimpin Varden, Eragon berkelana ke Ellesmera, ditemani oleh dwarf bernama Orik, keponakan sekaligus ahli waris raja dwarf, Hrothgar. Sebelum pergi, Hrothgar mengajak Eragon ke tempat klannya berada, Durmgrist Ingietum, memberinya hak penuh sebagai warga dalam komunitas dwarf. Sebagian besar dari buku ini menceritakan tentang pelatihan yang dijalani Eragon dengan Ksatria Naga Oromis, yang dikenal dengan Togira Ikanoka (The Cripple who is Whole), dan usahanya yang tidak berhasil untuk membujuk Arya, yang telah menjadi pemimpin elf yang baru. Jiwa naga menyembuhkan bekas luka Eragon dalam upacara yang disebut Agaeti Blodhren. Eragon bangun keesokan harinya dengan kemampuan elf yang membuatnya jauh lebih kuat dan lebih cerdas. Setelah transformasi itu Eragon mengejar Arya sekali lagi, tetapi kembali ditolak, dan Arya kembali ke Surda keesokan harinya. Sementara itu, Roran (sepupu Eragon dan anak dari Garrow) kembali ke Carvahall setelah mengetahui kematian ayahnya, dan menyadari bahwa dia dicari oleh Galbatorix. Kehadirannya bahkan membuat seisi kota berada dalam bahaya, akibat serangan yang dilakukan oleh Ra’zac sehingga banyak penduduk tewas. Sloan (ayah Katrina, tunangan Roran) kemudian berkhianat dan menjadi anak buah Ra’zac, mengakibatkan penculikan Katrina dan Roran hampir terbunuh. Hari berikutnya, Roran meyakinkan penduduk yang tersisa untuk mengikuti dia untuk mencari perlindungan di Surda. Roran dan pengikutnya harus melintasi pegunungan Spine yang berbahaya, menyusuri pesisir barat Alagaesia, dan bergabung dengan Jeod (teman lama Brom) di kota Teirm. Mereka kemudian berlayar dengan kapal bajak ke pesisir Selatan untuk menghindari pengejaran Ra’zac dan pasukan kerajaan. Eragon kembali ke Varden untuk membantu mereka ketika waktu peperangan dengan pasukan Galbatorix sudah dekat. Arya memaafkan Eragon, dan mereka kembali berteman. Tak lama setelah itu, perang Burning Plains dimulai. Di tengah-tengah peperangan, ksatria baru, yang kemudian diketahui adalah Murtagh, datang dengan mengendarai naga merah bernama Thorn. Setelah membunuh Hrothgar, dia menyadari bahwa dia sekarang menjadi budak Galbatorix dan bersumpah untuk menculik Eragon dan membawanya dan Saphira kembali ke Galbatorix. Dia akhirnya juga mengetahui bahwa Saphira adalah naga betina terakhir yang masih hidup, dan itulah yang menjelaskan Eragon dan Saphira tetap hidup. Murtagh dan Eragon mulai bertarung dan Eragon sangat terkejut dengan kekuatan yang dimiiki naga muda yang masih belum berpengalaman itu. Eragon kalah, tetapi dia meyakinkan Murtagh untuk menafsirkan kembali sumpahnya dan membebaskan mereka. Murtagh setuju, tapi kemudian mengungkap bahwa mereka sebenarnya bersaudara dan Eragon juga anak dari laki-laki paling jahat yang masih hidup, Morzan – hal yang sangat mengejutkan bagi Eragon dan membuatnya sakit hati. Pada peperangan itu juga, pengkhianatan si Kembar terungkap ketika mereka terlihat berada pada kubu kerajaan, dan membunuh banyak sahabat dan saudara mereka yang membela kubu Varden. Kedatangan Roran, Jeod dan para penduduk desa memberi kesempatan pada Roran untuk membunuh si Kembar, sehingga peperangan dimenangkan oleh Varden. Setelah melaporkan pada atasannya, Eragon menjelaskan kisah Saphira secara lengkap pada Roran, meminta maaf atas kematian ayah dan paman mereka. Cerita pada buku ini berakhir dengan janji Eragon untuk menemani Roran membebaskan Katrina.

    Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
    Eragon dan naganya, Saphira, berhasil menyelamatkan para pemberontak dari Raja Galbatorix, penguasa kejam Kekaisaran. Sekarang Eragon harus pergi ke Ellesmera, negeri para elf, untuk mempelajari lebih dalam ilmu sihir dan ilmu pedang agar ia dapat menjadi Penunggang Naga yang andal. Perjalanan yang luar biasa itu membuatnya sampai di banyak tempat yang memikat dan menemui orang-orang yang menakjubkan. Termasuk Arya, elf yang membuat Eragon merasakan cinta untuk pertama kalinya. Juga Oromis dan naganya, Glaedr, yang mengajari Eragon berbagai hal untuk mempererat hubungan batin antara dirinya dengan Saphira, naganya. Setiap hari merupakan petualangan baru bagi Eragon. Namun kekacauan dan pengkhianatan menghantuinya, Eragon jadi tidak tahu siapa yang bisa dipercayainya. Sementara itu, sepupunya Roran kembali harus menghadapi pertempuran di Carvahal -- pertempuran yang menyebabkan Eragon berada dalam bahaya yang lebih besar lagi karena melibatkan Galbatorix juga. Apakah tangan penuh darah sang raja akan menghantam semua usaha untuk melawannya? Eragon kali ini mungkin takkan berhasil meloloskan diri, biarpun dengan mengorbankan nyawanya...

    Download Via Box

    Indonesian Version :

    Part 1

    http://adf.ly/1SSddW 

    Part 2 

    http://adf.ly/1SSdj7


    English Version :

    http://adf.ly/1SSdsk


    Sumber :
    Gambar : https://www.google.co.id/
    Sinopsis : http://www.bukukita.com