• http://ecx.images-amazon.com/images/I/51W5xvphHlL._SX310_BO1,204,203,200_.jpg

    Judul : The Count Of Monte Cristo
    Penulis : Alexandre Dumas
    Bahasa : Indonesia
    Type File : PDF

    Sinopsis :


    Kisah ini di mulai pada tanggal 24 Februari 1815. Kondisi saat itu Bonaparte diasingkan ke Elba oleh Raja Louis  XVIII. Banyak Bonapartis (pendukung militan Bonaparte) yang bergerak secara diam-diam, sehingga tidak jarang orang dituduh sebagai Bonapartis lalu ditangkap dan dipenjarakan.

    Edmond Dantes, pelaut muda yang punya masa depan cerah. Ia cerdas, sigap, di hormati, punya jiwa pemimpin, dan diusianya yang masih 19 tahun sudah akan diangkat jadi Kapten kapal. Selain itu dalam tiga hari ia akan segera menikahi gadis paling cantik, Mercedes. 

    Namun, tidak ada orang yang disukai semua orang. Selalu ada satu-dua orang yang tidak suka dengan kesuksesan kita. Begitu juga dengan Dantes, temannya Danglars tidak menyukai kemungkinan Dantes jadi Kapten kapal. Sedangkan Fernand yang juga menyukai Mercedes tidak rela mereka menikah. Lalu, keduanya berkomplot untuk menjebak Dantes ke penjara.

    Malang bagi Dantes, Monsieur de Villefort yang ambisius melihat Dantes sebagai batu lompatan karirnya. Ia menjebloskan Dantes ke penjara atas tuduhan sebagai pengkhianat Bonapartis. Dantes menghabiskan 14 tahun hidupnya dalam penjara. Disana ia bertemu seorang pendeta bernama Abbe Faria yang jenius dan menganggapnya sebagai anak sendiri. Ia mengajarkan Dantes banyak hal termasuk memberikan hartanya.

    Dantes berhasil kabur dari penjara dan menjadi kaya raya akibat harta karun yang diberikan Abbe Faria yang dipendam di pulau Monte Cristo. Setelah itu ia menghabiskan waktu 10 tahun berikutnya utuk keliling dunia sambil merencanakan pembalasan dendam. 

    Ketika ia muncul di Paris sebagai Count of Monte Cristo, banyak hal berubah. Danglars sekarang menjadi bankir sukses dan kaya raya dan bergelar Baron. Fernand yang dulunya nelayan menjadi seorang Count de Morcef dan menikahi Mercedes. Lalu Monsieur de Villefort yang ambisius sudah menjadi penuntut umum yang amat disegani. Paris menjadi panggung hidup dimana Dantes memulai skenario pembalasan dendamnya.





    Sumber :
    Gambar : http://www.amazon.com
    Sinopsis : http://www.okydanbuku.com/

  • Download (PDF)
    | DropBox 4shared |

    Download (EPUB)
    | DropBox | | 4shared

    Balas dendam itu manis? Hmmmm, dalam cerita yang dituturkan Alexandre Dumas ini, balas dendam yang dilakukan sang tokoh utama tak selamanya manis, dan orang yang melakukan balas dendam tak selamanya jahat. Agak bingung dengan pernyataan saya? Mari simak alur ceritanya di bawah ini…
    Muda, tampan, sukses, dan akan segera menikah dengan wanita pujaannya, begitulah keadaan Edmond Dantes si pelaut muda yang bekerja sebagai kelasi pertama di kapal Pharaon milik Monsieur Morrel. Kematian Kapten Leclere dalam perjalanan menuju Marseilles memberikan keuntungan bagi Dantes, dia dipromosikan menjadi kapten kapal Pharaon yg baru.

    Kemujuran yang dialami Dantes rupaya membuat iri ketiga rekannya, yang pertama adalah Danglars si kepala keuangan Monsieur Morrel, kemudian Caderousse tetangga Dantes, kemudian Fernand, pemuda yang cinta mati kepada Mercedes, tunangan Dantes. Dengan memanfaatkan mandat terakhir Kapten Leclere kepada Dantes, yaitu mengantarkan sebuah paket ke Pulau Elba, mereka bertiga menjegal Dantes dengan menuduhnya seorang agen Bonapartis yang berbahaya. Sesaat sebelum pesta pertunangannya, Dantes ditangkap dan dibawa ke hadapan penuntut umum yang bernama Monsieur Villefort. Malang bagi Dantes, sang penuntut umum memanfaatkan tuduhan yang dialamatkan ke Dantes untuk kepentingannya sendiri, sehingga tak ayal lagi, Dantes dijebloskan ke dalam penjara.

    Dalam sekejap, segala yang berharga dalam hidup Dantes pun lenyap. Ia dibawa ke suatu rutan yang berdiri di atas batu karang hitam terjal dan terpencil bernama Chateau d’If, meninggalkan seorang ayah yang renta dan miskin, serta seorang tunangan yang putus asa.

    Hari-hari Dantes sebagai seorang narapidana dihabiskan dalam sel bawah tanah yang gelap. Keadaan itu membuatnya putus asa dan nyaris memutuskan untuk bunuh diri, sampai suatu hari terdengar suara aneh dari balik dinding selnya. Ternyata itu adalah Abbe Faria, seorang pastor yang dianggap gila, yang telah berusaha meloloskan diri dari penjara selama beberapa tahun. Dari Abbe Faria jugalah, Dantes mengetahui keberadaan Pulau Monte Cristo, yang konon menyimpan harta karun berlimpah. Abbe Faria meninggal sebelum mereka berdua bisa meloloskan diri dari Chateau d’If, dan ‘mewariskan’ harta karun di Pulau Monte Cristo kepada Dantes. Yang terjadi kemudian adalah Dantes akhirnya berhasil kabur dari Chateau d’If dan menemukan Pulau Monte Cristo.

    Sepuluh tahun kemudian, Dantes yang kini dikenal sebagai Count of Monte Cristo yang terhormat, kaya raya dan berkuasa, mulai melancarkan aksi balas dendam kepada Caderousse, Danglars, Fernand, dan Villefort beserta keluarga mereka masing-masing. Lama-kelamaan, justru sepertinya pembalasan dendam itu bergerak sendiri menghabisi musuh-musuh Dantes, dan bukan lagi Count of Monte Cristo yang menjadi nahkoda dari aksi balas dendam itu. Apakah anda berpikir ceritanya berakhir sampai disitu?
    Tidak, ceritanya justru baru dimulai!